Sabtu, 22 November 2014

LANDASAN TEORI SMOKE MODELLING

SMOKE MODELLING
 
Disini saya akan membahas tentang simulasi smoke visual, Metode yang diusulkan dalam membuat suatu model smoke diblog ini adalah dengan mengeksploitasi fisika unik untuk membuat smoke visual dalam rangka untuk merancang suatu model dengan metode numerik yang bersifat cepat dan efisien pada grid kasar tradisional yang biasa digunakan dalam aplikasi computer graphics, smoke modelling biasanya digunakan untuk membuat suatu desain atau animasi misalnya tentang emisi asap yang dikeluarkan api, didesain sedemikian rupa bagaimana dampaknya bagi kehidupan


Lalu untuk membuat Smoke Modelling awalnya, kita asumsikan dahulu bahwa gas kita dapat dimodelkan sebagai inviscid, cairan kepadatan konstan. lalu efek dari viskositas dapat diabaikan dalam gas terutama pada grid kasar di mana numerik
disipasi mendominasi viskositas fisik dan difusi molekuler.Ketika kecepatan asap adalah jauh di bawah kecepatan suara efek kompresibilitas dapat diabaikan juga, dan asumsi inkompresibilitas sangat menyederhanakan metode numerik. Akibatnya, persamaan yang memodelkan kecepatan asap itu, dilambangkan dengan u = (u, v, w), diberikan oleh persamaan Euler 
 
Kedua persamaan menyatakan bahwa kecepatan harus menghemat baik
massa (Persamaan 1) dan momentum (Persamaan 2). Jumlah p
tekanan gas dan f menyumbang kekuatan eksternal. kita memecahkan persamaan ini dalam dua tahap. Pertama kami menghitung medan kecepatan menengah u dengan memecahkan Persamaan 2
dari waktu ke waktu t langkah tanpa istilah tekanan



Setelah langkah ini kita memaksa u menjadi mampat menggunakan
metode proyeksi seperti rumus diatas. 


Lalu Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output (tampilan akhir pada model dan animasi).


Rabu, 01 Oktober 2014

Smoke Modelling

Simulasi Smoke Visual
Dalam blog saya akan membahas seputar tentang simulasi smoke visual, Metode yang diusulkan dalam membuat suatu model smoke diblog ini adalah dengan mengeksploitasi fisika unik untuk membuat smoke visual dalam rangka untuk merancang suatu model dengan metode numerik yang bersifat cepat dan efisien pada grid kasar tradisional yang biasa digunakan dalam aplikasi computer graphics
Gambar menunjukkan enam frame dari animasi Smoke. Rendering waktu ini untuk setiap frame kurang
dari satu detik pada kartu grafis nVidia Quadro. Kecepatan, sementara
tidak real-time, memungkinkan animator untuk interaktif menempatkan kepadatan
dan sumber panas dalam adegan dan menonton kenaikan asap dan pemecah

Kita bisa lihat dari gambar diatas merupakan suatu permodelan asap(Smoke) yang dibuat dengan menggunakan suatu perhitungan fisika  yang sangat kompleks disini dapat dibuat dengan kita mempelajari suatu persamaan persamaan fisika untuk membuat sebuah modelling, salah satunya dengan menggunakan persamaan euler invicid untuk permodelan gas Dalam untuk mengatur gerak sebuah inviscid, cairan kompresif  lalu untuk menciptakan suatu model dari gas yang sempurna dan ideal perubahan kepadatan secara langsung berkaitan dengan perubahan suhu dan tekanan sangat harus diperhatikan seperti yang dinyatakan dalam Hukum Gas Ideal
Lalu untuk membuat Smoke Modelling awalnya, kita asumsikan dahulu bahwa gas kita dapat dimodelkan sebagai inviscid, cairan kepadatan konstan. lalu efek dari viskositas dapat diabaikan dalam gas terutama pada grid kasar di mana numerik
disipasi mendominasi viskositas fisik dan difusi molekuler.Ketika kecepatan asap adalah jauh di bawah kecepatan suara efek kompresibilitas dapat diabaikan juga, dan asumsi inkompresibilitas sangat menyederhanakan metode numerik. Akibatnya, persamaan yang memodelkan kecepatan asap itu, dilambangkan dengan u = (u, v, w), diberikan oleh persamaan Euler
Lalu Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output (tampilan akhir pada model dan animasi).
jadi analisa saya tentang smoke modelling dari yang bisa kita lihat dari penjelasan yang saya berikan menurut saya adalah  bahwa membuat smoke modelling harus bisa menghitung sebuah gerakan yang mungkin terjadi terhadap smoke itu sendiri, dan mempelajari tentang suhu yang mungkin bisa mempengaruhi suatu asap, dan untuk menuangkannya kedalam suatu computer graphics kita juga perlu mengetahui cara mengatur animasi, texturing, pencahayaan yang pas untuk membuat gas yang sekreatif mungkin lalu diakhiri dengan proses rendering untuk membuat outputnya

referensi:
http://jempoluburubur.blogspot.com/2011/12/rendering.html
http://graphics.ucsd.edu/~henrik/papers/smoke/smoke.pdf














Kamis, 16 Januari 2014

CES 2013 Product SONY Xperia Z Ultra

Pada CES 2014 Sony meluncurkan product Sony Xperia Z Ultra, dengan ukuran besar layar 6.4 - inch Full HD 1920 x 1080 serta semua fitur konektivitas dan fungsi yang Anda harapkan dari sebuah smartphone premium

Dan hanya sekitar setengah inci lebih kecil daripada banyak tablet di pasaran, hal yang paling mencolok tentang Xperia Z Ultra adalah bagaimana mempunyai bentuk cukup slim hanya 6.5mm tebal , sehingga tidak merasa cukup canggung jika anda menggunakannya,

Sony Xperia Z Ultra Ini dikemas penuh teknologi, menawarkan konektivitas 4G, Sony juga telah meluncurkan SBH52 Cerdas Bluetooth Handset, kit handsfree sehingga Anda dapat meninggalkan telepon Anda dalam tas Anda dan masih menerima panggilan tersebut

Tapi ini bukan hanya itu Sony Xperia Z merubah chipset Qualcomm kedalam bentuk baru yaitu Snapdragon 800. Clock 2.2GHz , dinobatkan sebagai prosesor tercepat, dan saya membaca bahwa Snapdragon 800 akan melakukan beberapa hal yang benar-benar mengesankan .

Sony Xperia Z Ultra menggunakan OS Android 4.2 ( Jelly Bean ) , Sony Xperia Z Ultra memiliki, dengan beberapa tambahan memory
 

Xperia Z Ultra juga tahan air , seperti perangkat Xperia Z lainnya , sehingga tidak akan khawatir jika dijatuhkan di kamar mandi atau terpercik hujan . Perbaikan atas Sony Xperia Z adalah bahwa soket headphone 3.5mm sekarang tahan air juga, sehingga Anda tidak perlu terus-menerus membuka dan menutup penutup setiap kali Anda ingin menggunakannya .


Spesifikasi Xperia Z Ultra

Berat

  • 212 gram

Dimensi

  • 179 x 92 x 6,5 mm

Kamera

  • Kamera bidik cepat 8 megapiksel dengan Exmor RS
  • Digital zoom 16x dengan fokus otomatis

Layar

  • TFT 6.4 inci
  • 16 juta warna, 1920x1080 piksel

Di bagian dalam

  • Google Android 4.3 (Jelly Bean)
  • Qualcomm MSM8974 2.2 GHz empat-inti

Daya tahan

  • Tahan debu dan tahan air (IP55 / IP58)**

Baterai

  • Waktu bicara: Hingga 16 jam***
  • Waktu siaga: Hingga 820 jam***
  • Waktu mendengarkan musik: Hingga 110 jam***
  • Waktu pemutaran video: Hingga 7 jam***

Jaringan

  • UMTS HSPA+ 850 (Pita V), 900 (Pita VIII), 1700 (Pita IV), 1900 (Pita II), 2100 (Pita I) MHz****
  • GSM GPRS/EDGE 850, 900, 1800, 1900 MHz****
  • LTE (Pita I, II, III, IV, V, VII, VIII, XX)****

Memori

  • RAM: 2 GB
  • Flash memory: Up to 16 GB
  • Slot ekspansi: kartu microSD™, hingga 64 GB (SDXC didukung)